Tugas Akhir / Prototype IoT Polinema

Deteksi Dini,
Cegah Bencana Nanti.

Sistem peringatan dini banjir berbasis Internet of Things. Menggunakan sensor presisi tinggi di atas aliran air untuk respons lingkungan yang lebih cerdas dan sigap.

10s

Interval Update

Multi

Arsitektur Node

NoSQL

Cloud Firebase

24/7

Battery Backed

Otak di Balik Sistem

Sistem hardware prototype dibangun menggunakan komponen elektronik presisi untuk menjamin akurasi data di lapangan.

ESP32 MCU

Mikrokontroler utama dengan modul Wi-Fi bawaan untuk pemrosesan dan transmisi data ke Cloud.

HC-SR04

Sensor ultrasonik yang mengukur jarak permukaan air sungai dengan tingkat akurasi hingga centimeter.

YL-83 / FC-37

Modul sensor pendeteksi tetesan air hujan untuk mengklasifikasikan intensitas cuaca secara real-time.

Active Buzzer

Modul peringatan suara (alarm) yang otomatis menyala ketika debit air melewati batas maksimal.

Kondisi Terpantau Sepenuhnya

Indikator visual Dashboard dirancang menggunakan standar warna keamanan untuk mempercepat pengambilan keputusan.

Status: Aman (Normal)

Pemantauan berlanjut secara senyap. Ketinggian air dan curah hujan dicatat ke dalam database riwayat tanpa memicu peringatan.

Status: Siaga (Waspada)

Sistem mendeteksi anomali kenaikan air atau hujan deras berkepanjangan. Dashboard memberikan sinyal kuning peringatan awal.

Status: Bahaya (Kritis)

Ketinggian melampaui batas aman. Buzzer alarm pada hardware menyala otomatis dan indikator web berkedip merah terang.

Alur Data (Pipeline)

Perjalanan data dari sungai hingga ke layar monitormu.

1. Akuisisi Data

Sensor membaca lingkungan fisik

2. Realtime Cloud

Sinkronisasi ESP32 ke Firebase

3. Visualisasi Dashboard

Web Next.js merender grafik & alarm

Video Profile

Siap Memantau Secara Langsung?

Eksplorasi antarmuka Dashboard Publik RainGuard. Pantau perubahan tinggi air dan pergerakan grafik sensor saat ini juga tanpa perlu mendaftar.